Monthly Archives: June 2014

Pemilu untuk Perantau

Ga terasa ya tinggal 2 minggu lagi uda pemilu Presiden. Buat perantau seperti saya pasti mikir โ€œAh udah lah ga bisa nyoblos juga, lagian cuma 1 suara doangโ€. No no no, jangan mikir kayak gitu. Satu suara itu berharga loh buat nentuin presiden kita nanti. Lagian ga mau kan surat suara kita dipake buat pihak yang tidak bertanggung jawab ๐Ÿ˜€

Sempet kecewa karena ga bisa nyoblos waktu pemilu legislatif karena baru tau informasi untuk ngurus surat dan berkas bagi perantau waktu uda mendekati hari H, jadi sudah telat ๐Ÿ˜ฆ

Kira-kira 2 minggu lalu, ada teman kantor share bahwa kita perantau juga bisa nyoblos loh. Syaratnya ya harus ngurus dulu ke KPU dan kelurahan tempat tinggal sekarang.

Nah, apa aja sih yang perlu dibawa ke KPU? Ini dia list nya :

  1. Fotokopi KTP yang masih berlaku
  2. Mengisi Surat Pernyataan berikut (untuk TPS dikosongkan, akan diisi oleh petugas KPU). Bisa di-print isi dulu, atau diisi disana karena disana juga disediakan.
  3. Membuat Surat Keterangan (Wajib)
  • Karyawan : Surat keterangan bekerja dari kantor (dari HRD)
  • Mahasiswa/Pelajar : surat keterangan dari kampus/sekolah bahwa yang bersangkutan adalah mahasiwa/siswa di sekolah tersebut.
  • Pasien yang berobat di Jakarta : surat keterangan dari RS
  • Pindah domisili : surat keterangan tinggal dari tempest domisili sekarang, RT/RW atau pihak apartemen.
  1. Print screen data dari Web KPU di http://data.kpu.go.id/dptA6.php, dan di-print.

surat pernyataan

print screen dpt

print screen dpt

Berkas no 1-4 ini yang harus dibawa ke KPU daerah domisili dan nanti petugas KPU akan memberikan form A5. Ga lama koq proses nya, paling setengah jam aja ๐Ÿ˜€

Form A5

Habis itu, kita bisa ke kelurahan dan memberikan form A5 yang uda kita dapat dari KPU. Nanti akan dikasih tau di TPS mana kita terdaftar. Surat undangan juga akan dikirimkan pas uda mau hari H.

Yuk, mari kita urus untuk pemilu Presiden ini. Jangan sampai surat suara mu jatuh ke tangan yang salah ๐Ÿ™‚

My Day

Tanggal 20 Juni 2014

Tepat jam 12.00 tadi malam, nambah angka 1 lagi di umur diriku. Tepat jam 12 juga tiba-tiba hp bunyi, ternyata choo telp ucapin selamat ulang tahun dan bilang dia sudah di depan pintu kos. Pas buka pintu, taraa surprise, dibawain kue sama choo. Aaaaa seneng banget, pertama kali dikasih surprise tengah malam hihi. Sebenarnya tahun lalu juga mau dikasih surprise, eh tapi pas ditelp aku ga bangun, alhasil ga jd surprise jam 12 ๐Ÿ˜›

So, Happy Birthday ๐Ÿ˜€

dapat kue, cokelat, bantal hello kitty, earphone :D

dapat kue, cokelat, bantal hello kitty, earphone ๐Ÿ˜€

Di umur yang uda ga muda lagi ini, sudah seperempat abad lebih *halah*, semoga makin baik semuanya, makin dilancarkan semuanya juga hihihi

Tepat hari ini juga, sudah 1 tahun bersama choo, ga terasa ya waktu berjalan dengan cepat, kirain uda 5 tahun, eh baru 1 tahun toh *eh ngarep*. Semoga ulang tahun berikutnya juga tetap bisa kami lalui bersama, dan target 2 tahun untuk menikah itu tercapai amin hihi

Terus pulang kerja, kita rayain di Holycow dong hehe. Aku pesen rib eye, choo pesen tenderloin ๐Ÿ˜€

Wagyu Rib Eye, 135k

Wagyu Rib Eye, 135k

Wagyu Tenderloin,  175k

Wagyu Tenderloin, 175k

Terus ternyata yang ultah dikasih mahkota, jadi kita berdua pake mahkota deh hihi

Prince n Princess :P

Prince n Princess ๐Ÿ˜›

That was my best day ever, thanks to my choo and also my friendsย  ๐Ÿ™‚

Apalah Arti Sebuah Nama

Terlahir di sebuah kota kecil di Kalimantan barat wajar memang kalo punya nama kurang bagus karena di sana masih banyak orang yang ga punya nama dalam bahasa Indonesia. Jadi, dari kecil sampai saya SMA, aku tidak merasa ada yang salah dengan nama ini. Toh, sehari-hari di sana dipanggil bukan dengan nama Indonesia, tapi nama panggilan dalam bahasa khek (bahasa daerah orang Tionghoa di sana). Dan sebenarnya nama asliku di akte lahir ga ada โ€œfangโ€, itu adalah marga hihihi.

Waktu baru masuk kuliah, kenalan sama temen-temen, ditanyain lah namaku sapa. Dan banyak yang mengira aku asli dari pulau Jawa, karena namaku yang agak ke-Jawa-an. Semua teman yang kenalan dengan aku pasti bertanya hal yang sama, sampe heran deh hahaha

Sebenarnya dulu pas masih SMP, ceritanya pernah ketemu sepupu yang tinggal di Purworejo. Nah, waktu itu dia bilang โ€œkoq nama kamu ga bagus, kayak nama deso?โ€. Woogh waktu itu rasanya mau tendang ke laut dia batu yang ada di depan mata *nangisdarah*

Habis itu pernah nanya sama mama, koq namaku cuma 1 kata dan ga keren kayak nama temen-temen. Mama bilang ,โ€œNama kamu 1 kata biar kamu gampang nulis nya pas ujian, dan karena di sini kebanyakan belum terlalu bisa bahasa Indonesia, jadi dipilih lah nama ituโ€. Yasud, alasan mama diterima deh, ya iya lah emang mau diapain, ganti nama gitu? ๐Ÿ˜›

Tahun 2008, perpanjang KTP, pak RT salah nulis namanya. Dan karena waktu itu lagi di Jogja ga bisa perpanjang, jadi KTP ini bertahan sampai tahun 2012 kayaknya baru ganti KTP dengan nama yang bener.

Kejadian lucu pertama, waktu itu ke dokter di Jogja pas kuliah, pas ambil obat eh namanya salah tulis padahal di kartunya bener nulisnya. Adoh ni mbak yang ngambilin obat gimana sih, that’s not my name mbak *tepokjidat*

That's not my name >.<

That’s not my name >.<

Kejadian lucu lagi, mau beli tiket pesawat, eh ternyata ga bisa kosongin last name. Nah loh, kan nanti ktp dicek pas mau checkin. Yaudin, akhirnya namanya diulang 2x karena ga bisa last name nya titik atau koma (waktu itu di KTP salah namanya, kurang Y ni).

ulang 2x namanya

ulang 2x namanya

Tahun 2013, mau buat Ektp, si pak RT salah (lagi) nulis nama juga di KK sama KTP. Akibatnya kemarin ke dokter di Jakarta, namanya salah tulis lagi *arahinjidatketembok*

gara2 Ektp salah =__=

gara2 Ektp salah =__=

Tahun 2014, mau bikin pasport batal karena namanya cuma ada 1 kata. Belum nanya juga ke petugas nya kalo 1 kata, nanti last name nya diisi apa. Ada yang punya info tentang ini?

Dan banyak lagi kejadian lucu dimana namaku salah ditulis dan yang paling susah adalah ketika isi formulir atau mau apply sesuatu yang harus ada last name nya *huft*

Tapi, walaupun begitu, nama ini sudah melekat pada diri ini 20an tahun. Walaupun kadang merasa kurang bagus nama ini, tapi aku tetap menyukainya :D. Pelajaran ni nanti buat yang punya anak, ngasih nama paling ga harus ada 2 kata, jadi ada first name dan last name ๐Ÿ˜›

Kalo kamu pernah mengalami juga ga kejadian lucu karena nama? ๐Ÿ™‚

Say What You Wanna Say

Belakangan ini, aku lagi nonton drama hongkong, tapi ini drama modern, bukan jadul itu hihi. Nah, di situ diceritain seorang cewe bertemu dengan seorang cowo pada tahun 2009. Cewe yang awalnya cool ini akhirnya jatuh cinta dengan si cowo karena si cowo memberikan perhatian kepada cewe ini. Dan mereka jadian pada tanggal 09-09-2009, tanggal bagus yang kalau diartikan dalam bahasa mandarin, โ€œselamanyaโ€.

Setelah 4 tahun kemudian, pada tahun 2013, pada anniversary mereka yang ke-4, si cewe terus menunggu message dari si cowo (di film ini mereka pake whatsapp). Dicek status cowo nya di whatsapp setiap saat, last seen nya kapan, apa lagi online. Mulai deh muncul pikiran aneh-aneh di otak si cewe, ini last seen baru aja, tapi kenapa ga chat, ini dia lagi online, kenapa ga chat.

Pada malamnya, si cewe datang kerumah cowonya, dan si cowo cuma memberikan waterproof pouch hp sebagai hadiah anniv nya. Si cewe merasa cowo ini sudah mulai bersikap dingin terhadapnya, tidak seperhatian seperti dulu. Bahkan anniv saja ga ngucapin apa-apa.

Apakah manusia memang gampang berubah? Jadi inget postingan kak Joice yang ini.

Beberapa hari kemudian, si cewe liat hp nya si cowo. Eh ternyata ada chat dari cewe lain. Dia merasa cowo nya punya hubungan dengan cewe lain itu. Tapi dia tidak berani bertanya, dia cuma menduga-duga dari hatinya sampai malamnya ga bisa tidur.

Singkat cerita, cewe ini akhirnya putus sama cowonya, karena dia terlalu capek untuk memikirkan hal seperti itu terus. Dia menyesal kenapa dari awal dia tidak bertanya dan ngomong ke cowonya tentang apa yang dia pikirkan. Kalo dia berani ngomong, mungkin mereka tidak akan putus.

Jadi dari cerita ini, aku sih merasa kita harus berani mengutarakan apa yang kita inginkan dan apa yang kita pikirkan. Karena jika tidak, semua akan berakhir dengan buruk. Ini juga berlaku buat yang lagi mau nembak cowo/cewe, jangan malu-malu donk, tar keburu diambil sama orang lain ๐Ÿ˜›

So, Say What You Wanna Say, sepertinya liriknya lagu Brave ini ๐Ÿ˜€

Not a choice, but responsibility

Kira-kira bulan Januari tahun 2013, pada saat sedang cuti dan pulang kampung buat ngerayain imlek, tiba-tiba dapat berita dari teman kantor yang bikin shock. Ada 1 orang Division Head yang mau resign, dan akibatnya Dept Head di Dept ku harus pindah ke divisi tersebut. Shock nya ga cuma sampai disitu, dan ternyata anak-anaknya juga harus pindah, dimana itu adalah saya. WHATT??!!

Beberapa bulan transisi belum merasakan terlalu banyak perubahan sih, cuma mungkin Dept Head yang dulu (di Divisi baru menjabat jadi WaKaDiv) dekat sama anak-anak sekarang menjadi sibuk. Dan karena banyaknya anak baru yang masuk di kantor lama sampai ruangan kerja ga cukup tempat duduknya, akhirnya satu Divisi ku yang baru dipindah ke gedung baru pada bulan Agustus 2013.

Adaptasi benar-benar diperlukan dengan teman-teman satu Dept yang baru, dari yang ga kenal jadi kenal. Aturan dan cara kerja pun berbeda dengan di Dept yang lama.

Akhir Mei 2014 kemarin, kembali mendapat berita yang mengejutkan lagi. Divisi ku ternyata akan dipindahkan kembali ke gedung yang lama karena berbagai alasan yang menyebabkan ketidak nyamanan di gedung baru. Bener-bener rempong dah, pindah-pindahan itu kan ribet -__-โ€œ

Ga cuma itu, awal Juni ini dapat berita lagi bahwa atasanku yang aku ikutin dari awal aku masuk kerja di kantor ini mau resign. Padahal dia sudah menjabat sebagai Dept Head di dept yang baru. Akibatnya, aku sebagai anaknya harus berganti atasan, yang dimana harus beradaptasi lagi dengan cara kerja orang lain. Dan aku juga harus mempelajari lagi system (kita disini membangun system/aplikasi) yang selama ini baru tau kulitnya doang. Itโ€™s really take time *huft*

Terkadang dalam hidup ini kita memang tidak bisa memilih apa yang kita sukai, tapi ini merupakan kewajiban yang harus kita jalanin. Saat ini, sedang dalam proses adaptasi dan pembelajaran, semoga bisa cepat menguasai deh ๐Ÿ˜€

Rahasia Kehidupan โ€“ Law Of Attraction

Tulisan ini merupakan tulisan choo a.k.a pacar saya, karena bagus jadi saya posting disini, tapi dengan sedikit modifikasi ๐Ÿ˜€

Halooo, saya ingin sedikit membagikan pengalaman melalui kisah nyata kehidupan saya sendiri yang tidak fiktif dan bukan sinetron yang panjangnya berepisode-episode :p. Selain itu, semua hal yang akan saya bagikan kali ini bersumber pada sebuah buku yang ukurannya kecil namun cukup berat untuk ukuran buku tersebut, mungkin jika ada yang mengenal saya maka bisa dikatakan buku ini mirip dengan saya; yaitu berbadan mungil namun berwawasan tinggi hehehe sedikit narsis dan inilah mengapa saya membeli buku ini di gramedia CP. Loh-loh kok saya jadi curhat ya, mari kita kembali ke topik sesungguhnya dari cerita saya.

Jadiโ€ฆ. Buku itu berjudul The Secret karangan Rhonda Byrne dan jika diterjemahkan dengan bahasa Indonesia melalui google translate adalah R-A-H-A-S-I-A. Mungkin pertama mendengar judulnya agak lucu ya karena rahasia tapi dituliskan, rahasia tapi dibagikan dan dijual secara bebas bukankah rahasia itu seharusnya tersembunyi dan tidak diketahui. Tetapi setelah saya membaca bukunya, ternyata hal yang dibagikan melalui buku ini adalah sesuatu yang tidak atau belum saya ketahui dan sadari sampai saya membacanya, jadi mungkin itulah rahasia yang dimaksudkan.

Yaโ€ฆ mari kita mulai sesi pembongkaran R-A-H-A-S-I-A ini, mungkin Anda sudah pernah membaca berbagai buku tentang motivasi atau perbaikan karakter kepribadian atau mungkin pernah melihat acara motivasi seperti Mario Teguh Jalan-Jalan Emas ups Golden Ways maksud saya ๐Ÿ˜›

Semua buku dan acara tersebut bertujuan untuk memberikan solusi pada kesulitan dan kebingungan kita dalam menjalani hidup yang banyak lika-liku laki-lakinya. Namun terdapat pola yang sama atau terdapat titik serang yang sama dalam setiap solusi yang diberikan, yaitu pikiran-pikiran yang positif yang membuat kita merasa mampu melakukannya alias โ€œBISAโ€.

Nah berdasarkan buku-buku dan motivasi yang pernah saya baca dan saksikan semuanya memang menguatkan satu pernyataan yaitu โ€œPikiran-pikiran kita yang membuat hidup kita bahagia dan sukses atau tidakโ€ (Bagaimana sekarang apakah saya sudah terdengar seperti seorang motivator hehehe).

Semua hal yang terjadi pada kita hari ini adalah hasil dari pikiran-pikiran kita di masa lalu dan apa yang kita pikirkan sekarang akan menentukan kehidupan kita di masa depan. Di dalam buku ini dikatakan bahwa di dunia ini bekerja sebuah hukum yang mutlak yaitu hukum tarik-menarik. Hukum ini bekerja seperti gravitasi yang tidak memandang bulu seseorang (Err.. maksudnya tidak memandang semua orang itu sama). Hukum itu mengatakan bahwa apa yang kita pikirkan itulah yang akan kita wujudkan dan terjadi pada diri kita.

Pernahkah dalam hidup kita mengalami sebuah perasaan buruk yang kemudian diikuti oleh perasaan buruk lainnya? Well, saya pernah mengalaminya.

Kejadian itu terjadi ketika saya duduk di bangku sekolah tepatnya di bangku perpustakaan sekolah dan saat itu semua rekan sekelas saya ada di ruangan tersebut karena kami mendapat tugas untuk mencari sumber melalui buku-buku di perpustakaan. Dan tanpa ada angin dan hujan (ya iyalah hujan ga ada orang kami lagi di dalam ruangan :p), bangku yang sedang saya duduki jebol dan membuat saya ditelan oleh bangku kayu tersebut.

Dan karena sudah merasa panik jadi saya berusaha ke luar dengan cepat, namun bukannya cepat ke luar malah menjadi semakin lucu karena saya semakin terlihat seperti kura-kura yang ingin melepaskan cangkangnya. Alhasil seisi ruangan menjadi riang gembira dan itu adalah kali pertama saya membuat perpustakaan menjadi sangat hidup ๐Ÿ˜›

Ilustrasi meme

Ilustrasi meme

Nah setelah kejadian itu, saya merasa sangat malu dan kesal sehingga perasaan buruk terus menghantui layaknya film horor tahun 90-an (maklum film horor Indonesia yang menarik dan terasa menyeramkan ya.. film horor zaman dahulu). Lalu sepanjang sisa hari tersebut perasaan buruk itu terus saja lengket dan membuat latihan yang saya jalankan di perpustakaan berbuahkan nilai yang buruk.

Puncaknya adalah ketika bel pulang sekolah berbunyi dan saya sudah sangat merasa kesal sehingga ingin cepat pulang. Saya yang membonceng teman saya dengan motor akhirnya menabrak trotoar di depan sekolah (bahkan hampir menabrak pejalan kaki dahulu) dan harus mengalami luka di bibir dan tidak masuk besoknya karena kaki memar dan luka. Padahal jika saya merespons dengan perasaan baik mungkin kejadian ini tidak terjadi, namun saya sendiri lah yang mengundang beragam kejadian buruk karena saya terus memikirkan bahwa hari itu adalah hari paling sial bagi saya.

Jadi nyatalah bagi kita bahwa apa yang kita pikirkan secara terus-menerus akan mengundang kejadian-kejadian baik atau buruk ke dalam kehidupan kita, betapa kuatnya pikiran-pikiran kita bukan. Nah jadi kita perlu secara berhati-hati untuk membuat pikiran kita menjadi selalu merasa baik dan alat yang paling baik untuk mengetahui pikiran kita adalah melalui emosi atau perasaan.

Apa yang Anda sekarang rasakan, itulah yang menunjukkan apa yang sekarang Anda pikirkan. Karena mustahil kita merasakan perasaan yang buruk sekaligus memiliki pikiran yang baik. Seperti contoh sebelumnya, saya memiliki perasaan yang buruk setelah kejadian kursi tersebut sehingga saya memikirkan hal-hal yang buruk dan mengundang kejadian buruk itu ke kehidupan nyata saya.

Kita juga perlu memiliki pemindah perasaan seketika ketika kita sedang merasakan hal yang buruk sehingga perasaan buruk yang kita alami dapat tergantikan dengan perasaan-perasaan baik. Pemindah seketika ini dapat berupa kenangan yang indah, alam atau musik favorit. Karena hal-hal yang buruk akan segera menghilang ketika kita memikirkan hal-hal yang baik dan merasakan perasaan yang baik. Biasa sih saya meluangkan waktu 1 menit untuk menarik nafas panjang dan mulai memikirkan pikiran favorit untuk meredam perasaan buruk (Sama seperti cara kerja tombol pause pada buku 7 habits).

Kekuatan perasaan yang tertinggi adalah perasaan cinta karena semakin besar perasaan cinta yang kita pergunakan maka semakin besar juga kekuatan yang kita pergunakan. Ketika kita mencintai apa yang kita lakukan maka niscaya kita juga akan memikirkan hal-hal yang baik dan mengundang hal-hal yang baik itu ke dalam kehidupan kita.

source : quotepixel.com

Kita sudah mengetahui rahasia dalam hidup ini untuk memiliki kehidupan yang baik dalam segala bidang, tinggal kehidupan seperti apa yang kita inginkan maka ciptakanlah pikiran-pikiran yang selaras dengan kehidupan yang kita inginkan. Karena Alam (saya lebih suka menyebut Tuhan) akan merespon apa yang kita pikirkan melalui perasaan kita. Mulailah percaya dengan diri sendiri yaitu kekuatan pikiran kita dapat menciptakan kehidupan yang kita inginkan baik dari segi kekayaan, karir, percintaan maupun kesehatan (Terdengar seperti peramal tidak ya heheheโ€ฆ.)

โ€œMungkin sampai saat ini Anda menganggap hidup itu sulit dan perjuangan berat. Jadi menurut hukum tarik-menarik, Anda akan mengalami hidup yang sulit dan penuh perjuangan. Mulai sekarang berteriaklah kepada Semesta, Hidup itu mudah! Hidup itu sangat baik! Semua hal yang baik datanglah pada saya!โ€ Quote dari Rhonda Byrne, penulis buku The Secret.

Kalo kamu, apakah pernah merasakan perasaan yang buruk dan mempengaruhi kegiatan hari itu? ๐Ÿ™‚

Edisi Kangen Jogja

Jogja, sebuah kota damai yang aku datangi pada tahun 2006, tahun dimana terjadi gempa. Ketika itu, kebanyakan mahasiswa yang dari luar Jogja pada pulang kampung untuk menghindari gempa ini. Dan aku yang baru mau mulai kuliah pada waktu itu, juga sempat deg-degan. Daftar online di 2 kampus menjelang akhir2 penutupan pendaftaran, dan datang ke Jogja pada H-1 sebelum tes masuk dimana kondisi Jogja sudah termasuk aman, tapi after effect nya masih berasa.

Tidak terasa, aku berada di Jogja hampir 4 tahun, meninggalkan Jogja pada tahun 2010 dan beradu nasib di ibu kota yang kejam ini *halah*.

Banyak hal yang saya kangenin dari jogja yang tidak saya temui di kampung halaman saya maupun di Jakarta, ini beberapa diantaranya

  1. Makanan

Dulu kalo pulang kuliah makan di sekitar kampus, 3ribu sudah dapat nasi + sayur + tempe/tahu, 5ribu sudah dapat nasi+sayur+telor, 7ribu dapat nasi+ayam. Dimana bisa dapat makanan semurah ini kakak hahaha.

Tapi terakhir ke Jogja kayaknya uda naik dikit harganya, tapi tetap aja masih murah hihihi

  1. Parkir

Dulu kalo parkir motor di Jogja, harganya Cuma 500 perak loh, di pinggir jalan tapi bukan di mall. Dan di jogja helm-helm tidak pernah digembok, hebatnya juga aman tuh helm padahal ada yang helm mahal2 tuh ๐Ÿ˜›

  1. Tela-tela dan Jamur Krispi

Kangen dengan tela-tela, makanan yang terbuat dari singkong yang dipotong panjang dan digoreng seperti French fries. Kalo jamur krispi itu terbuat dari jamur yang digoreng pake tepung yang krispi. Keduanya ini bisa dimakan dengan banyak bumbu yang bisa kita pilih :9

  1. ATM 20ribu

Kayaknya ATM 20ribu ini cuma ada di Jogja deh, pas banget deh buat mahasiswa yang lagi butuh uang, tapi belum dapat kiriman uang ๐Ÿ˜›

  1. Ramah tamah

Orang Jogja itu kebanyakan ramah. Waktu itu pernah nanya jalan sama bapak yang tampangnya sangar, eh ternyata pas ngomong ramah banget. Dan kalo di Jogja, mau suku dan ras apapun, pasti dipanggil Mas/Mbak ๐Ÿ˜€ *No SARA loh*

  1. Plat Nomor kendaraan

Karena merupakan kota pelajar, di Jogja bisa nemu semua plat nomor dari A sampai Z, kadang kalo liat, saking penasaran jadi googling dulu itu plat nomor daerah mana ๐Ÿ˜›

  1. Nasi Kucing dan Burjo

Anak kos di Jogja pasti pernah makan di tenda nasi kucing (nasi yang porsinya kecil) dan warung burjo (bubur kacang ijo) yang juga ada jual indomie, nasi telor, nasi sarden. Kedua tempat ini merupakan pertolongan pertama pada saat laper dan bokek hihi

 

Segitu dulu deh yang diinget, mungkin ada yang mau menambahkan? ๐Ÿ˜›

Harapannya semoga Jogja tetap jadi kota yang damai di hati, jangan banyak-banyak mall nya ๐Ÿ˜€