Not a choice, but responsibility

Kira-kira bulan Januari tahun 2013, pada saat sedang cuti dan pulang kampung buat ngerayain imlek, tiba-tiba dapat berita dari teman kantor yang bikin shock. Ada 1 orang Division Head yang mau resign, dan akibatnya Dept Head di Dept ku harus pindah ke divisi tersebut. Shock nya ga cuma sampai disitu, dan ternyata anak-anaknya juga harus pindah, dimana itu adalah saya. WHATT??!!

Beberapa bulan transisi belum merasakan terlalu banyak perubahan sih, cuma mungkin Dept Head yang dulu (di Divisi baru menjabat jadi WaKaDiv) dekat sama anak-anak sekarang menjadi sibuk. Dan karena banyaknya anak baru yang masuk di kantor lama sampai ruangan kerja ga cukup tempat duduknya, akhirnya satu Divisi ku yang baru dipindah ke gedung baru pada bulan Agustus 2013.

Adaptasi benar-benar diperlukan dengan teman-teman satu Dept yang baru, dari yang ga kenal jadi kenal. Aturan dan cara kerja pun berbeda dengan di Dept yang lama.

Akhir Mei 2014 kemarin, kembali mendapat berita yang mengejutkan lagi. Divisi ku ternyata akan dipindahkan kembali ke gedung yang lama karena berbagai alasan yang menyebabkan ketidak nyamanan di gedung baru. Bener-bener rempong dah, pindah-pindahan itu kan ribet -__-β€œ

Ga cuma itu, awal Juni ini dapat berita lagi bahwa atasanku yang aku ikutin dari awal aku masuk kerja di kantor ini mau resign. Padahal dia sudah menjabat sebagai Dept Head di dept yang baru. Akibatnya, aku sebagai anaknya harus berganti atasan, yang dimana harus beradaptasi lagi dengan cara kerja orang lain. Dan aku juga harus mempelajari lagi system (kita disini membangun system/aplikasi) yang selama ini baru tau kulitnya doang. It’s really take time *huft*

Terkadang dalam hidup ini kita memang tidak bisa memilih apa yang kita sukai, tapi ini merupakan kewajiban yang harus kita jalanin. Saat ini, sedang dalam proses adaptasi dan pembelajaran, semoga bisa cepat menguasai deh πŸ˜€

Advertisements

6 thoughts on “Not a choice, but responsibility

  1. Bibi Titi Teliti

    Duh, kalo kerja emang gitu yaaaah..
    Aku pun dulu waktu jaman masih kerja selalu stres setiap kali ganti atasan, takutnya sistem kerjanya jadi beda.
    Tapi memang tantangan nya disitu sih πŸ™‚

    Mudah2an cocok sama bos barunya yaaaah πŸ™‚

    Reply
  2. Bibi Titi Teliti

    Aniwei ini aku manggilnya apaan sih?
    Suriyatifang itu nickname mu kan yah?

    Apa dipanggil suri atau gimana niiih?
    Soalnya karena nickname ku Bibi Titi Teliti, banya temen blog ku yang suka manggil aku bibi sih…hihihi…salah pilih nickname sepertinya aku inih πŸ™‚

    Reply
  3. Clarissa Mey

    Semangat sur! Semoga cocok dan bs kerjasama yg baik dgn atasan barunya nanti πŸ™‚
    Anggap aja keuntungan buat km bs nambah kenalan dan pengalaman di dunia kerja hehe

    Reply
    1. suriyatifang Post author

      Iya Mey, semoga bisa cepat adaptasi dan cocok dengan yang baru.
      Untung jg ya aku bisa jadi kenal lebih byk orang πŸ˜›
      Thank you ya Mey πŸ™‚

      Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s