Say What You Wanna Say

Belakangan ini, aku lagi nonton drama hongkong, tapi ini drama modern, bukan jadul itu hihi. Nah, di situ diceritain seorang cewe bertemu dengan seorang cowo pada tahun 2009. Cewe yang awalnya cool ini akhirnya jatuh cinta dengan si cowo karena si cowo memberikan perhatian kepada cewe ini. Dan mereka jadian pada tanggal 09-09-2009, tanggal bagus yang kalau diartikan dalam bahasa mandarin, β€œselamanya”.

Setelah 4 tahun kemudian, pada tahun 2013, pada anniversary mereka yang ke-4, si cewe terus menunggu message dari si cowo (di film ini mereka pake whatsapp). Dicek status cowo nya di whatsapp setiap saat, last seen nya kapan, apa lagi online. Mulai deh muncul pikiran aneh-aneh di otak si cewe, ini last seen baru aja, tapi kenapa ga chat, ini dia lagi online, kenapa ga chat.

Pada malamnya, si cewe datang kerumah cowonya, dan si cowo cuma memberikan waterproof pouch hp sebagai hadiah anniv nya. Si cewe merasa cowo ini sudah mulai bersikap dingin terhadapnya, tidak seperhatian seperti dulu. Bahkan anniv saja ga ngucapin apa-apa.

Apakah manusia memang gampang berubah? Jadi inget postingan kak Joice yang ini.

Beberapa hari kemudian, si cewe liat hp nya si cowo. Eh ternyata ada chat dari cewe lain. Dia merasa cowo nya punya hubungan dengan cewe lain itu. Tapi dia tidak berani bertanya, dia cuma menduga-duga dari hatinya sampai malamnya ga bisa tidur.

Singkat cerita, cewe ini akhirnya putus sama cowonya, karena dia terlalu capek untuk memikirkan hal seperti itu terus. Dia menyesal kenapa dari awal dia tidak bertanya dan ngomong ke cowonya tentang apa yang dia pikirkan. Kalo dia berani ngomong, mungkin mereka tidak akan putus.

Jadi dari cerita ini, aku sih merasa kita harus berani mengutarakan apa yang kita inginkan dan apa yang kita pikirkan. Karena jika tidak, semua akan berakhir dengan buruk. Ini juga berlaku buat yang lagi mau nembak cowo/cewe, jangan malu-malu donk, tar keburu diambil sama orang lain πŸ˜›

So, Say What You Wanna Say, sepertinya liriknya lagu Brave ini πŸ˜€

Advertisements

12 thoughts on “Say What You Wanna Say

  1. joeyz14

    YES right! say what u wanna say….
    tapi ga segampang itu juaga kadang kan ya…..
    aku berani ngungkapin perasaan setelah aku ga ada perasaan lagi ama orang tertentu itu…
    *dadah2 ke para mantang kecenganku* LOL πŸ˜€

    Reply
    1. suriyatifang Post author

      Kadang emang ga gampang Kak Jo, tapi setidaknya berusaha deh untuk mengutarakannya πŸ˜€
      Jadi lebih gampang ya kak Jo kalo uda ga ada perasaan hihi

      Reply
  2. rochan

    Jadi pengen nonton film nya..hehehe.
    kadang susah bgt mau ungkapin apa yg mau kita omongin. Pasti mikir dl, kira2 respon org nya bakal kaya gimana. Minimal mikir gimana cara penyampaian nya yg sopan, biar masih bs diterima dengan lapang dada. Wkwkw

    Reply
  3. Evita

    Iya surr.. rada susah.. dibelakang berani.. tapi kalo uda ketemu.. diam seribu bahasa.. hehehe.. πŸ˜€

    Reply
  4. Angel

    setuju sama yg lain, klo online gampang, bisa say what u say tapi begitu ketemuan … diem hahaha. grogii πŸ˜€ Takut ada yg salah. *pengalaman pribadi*

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s